Kesempatan Kedua, Liverpool Tidak Mau Jadi Tim Favorit Di Final Liga Champions

Kesempatan Kedua, Liverpool Tidak Mau Jadi Tim Favorit Di Final Liga Champions

Penyerang Liverpool, Mohamed Salah menyadari pertandingan yang baru mau berlangsung di final Liga Champions melawan Tottenham Hotspur di waktu mendatang menyadari bahwa tidak akan mudah. Modal pengalaman kegagalan yang terjadi pada musim lalu, Liverpool saat ini lebih tenang dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi final yang sangat ketat itu.

Pada hari minggu tanggal 2 juni 2019 tepatnya bulan depan, dini hari WIB nanti, Liverpool bakal bersua Tottenham pada partai puncak Liga Champions 2018/19, Wanda Metropolitano, Madrid. Laga itu bakal berjalan ketat, Salah yakin dan menilai timnya sedang dalam kondisi terbaik dan siap untuk menghadapi tantangan apa pun yang sudah menunggu mereka.

Final kali ini adalah kesempatan kedua bagi Liverpool yang sukes mencapai final musim lalu. Walaupun lemah di tangan Real Madrid, perolehan yang di capai Liverpool sebagai runner-up patut diapresiasi dan di banggakan.

Saat ini, Salah dan teman-teman. Sudah mempunyai kesempatan kedua dan menyadari untuk memperbaiki kesalahan mereka. Kali ini mereka tidak ingin hanya jadi runner-up, trofi juara pun mereka sudah mengincarnya.

Sangat Disukai

Sebagai tim yang sudah dinilai mempunyai performa yang apik dan lebih kuat, sudah mempunyai pengalaman pada musim lalu, kini Liverpool layak dianggap sebagai tim yang sangat di sukai dan sangat di favoritkan pada pertandingan nanti. Walaupun seperti itu adanya, namun beda dengan Salah yang tidak setuju. Status favorit dan sangat di suka itu memang bagus dan menjadi peran yang aktif, tetapi tidak boleh sampai mengganggu fokus tim dan cepat merasa bangga puas.

“Saya kira menjadi favorit tidak akan mengubah apa pun. Yang perlu kami lakukan hanya tetap fokus pada pertandingan untuk menang. Siapa yang jadi favorit dan siapa yang bukan tidak akan mengubah apa yang perlu anda lakukan di lapangan,” kata Salah kepada beIN Sports.

“Status itu bisa memberi kami sedikit dorongan, tetapi itu bukanlah alasan utama sebuah tim memenangkan pertandingan.”

Kesempatan Kedua

Informasi lebih lainnya, Salah angkat bicara ke khalayak umum bagaimana kondisi skuat The Reds sekarang. Mereka sangat fokus pada laga tersebut dan siap memberikan kemampuan terbaiknya.

“Ini final kedua kami secara beruntun. Kami kalah pada kesempatan pertama, tetapi segalnya terasa lebih pada pada kesempatan kali ini, dan kami punya lebih banyak pengalaman daripada dahulu.”

“Kami sudah menantikan laga ini dan kami menjalani persiapan yang bagus di Spanyol. Kami kembali ke Liverpool dan kami merasa sangat termotivasi sebagai pemain dan staf pelatih. Saya berharap kami bisa menjuarainya kali ini,” tutup dia.

Bagaimanapun, Tottenham vs Liverpool di final Liga Champions ini akan menjadi laga yang sangat di nanti pendukung dan akan berjalan sengit. Kedua tim sudah mengenal satu sama lain, walaupun sejarah Liverpool yang berhasil sukses mengalahkan Spurs pada dua kesempatan musim ini. Tidak membuat Tottenham tidak patah semangat, tetap fokus dan solid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *